Kagami Mochi

Kue mochi (kue beras) yang dipersembahkan untuk Buddha atau dewa-dewa lainnya disebut sebagai kagami mochi. Kagami mochi juga biasa digunakan sebagai dekorasi tradisional Jepang pada awal tahun baru (hiasan tahun baru). Yang khas dari kagami mochi ini adalah terdiri dari tumpukan dua kue mochi yang berbentuk bulat. Bulatan mochi yang lebih kecil diletakkan di atas bulatan mochi besar dan yang paling atas diletakkan buah jeruk (kadang sengaja dipakai jeruk yang berdaun).

Mochi yang ditata bertumpuk melambangkan kesuksesan atau menambahkan satu tahun lagi dalam hidup seseorang. Bentuk bulat pada kue mochi menandakan keutuhan dalam keluarga. Serta buah jeruk sebagai lambang keberuntungan dalam hal keuangan.

Pada minggu kedua hari Sabtu atau Minggu pada bulan Januari, penduduk Jepang membawa keluar mochi untuk dipecahkan menggunakan palu-palu lalu memakannya dalam bentuk Ozoni/tradisional sup mochi. Tidak diperbolehkan menggunakan pisau sebagai pengganti palu-palu.

Bagi Masyarakat Jepang yang memiliki alat tradisional pembuat kue mochi maupun mesin pembuat kue mochi otomatis, mereka bisa membuat sendiri kagami mochi untuk tahun baru. Namun bagi yang tidak ataupun sibuk, Anda tidak perlu khawatir karena kagami mochi dalam bentuk jadi dijual di toko-toko. Bedanya, selain tersedia dengan berbagai variasi hiasan, jeruk yang digunakan terbuat dari plastik. Mochi yang dijual tersebut dibungkus dengan lapisan plastik untuk menjaga kebersihannya tanpa mengurangi keindahannya.

Kagami mochi buatan sendiri rentan terhadap jamur/kelembaban, sedangkan kagami mochi yang dijual di toko sebagai hiasan biasanya menggunakan pengawet dalam bahan pembuatannya sehingga tahan lama dan tidak mudah ditumbuhi jamur.

?

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply