Oshie (Kurumie)

Posted under Kerajinan Jepang by admin on Friday 23 July 2010 at 1:57 am

Bagi orang yang masih asing dengan kerajinan Oshie, kerajinan ini lahir dari jiwa ekonomis orang Jepang yang tidak mau membuang sisa-sisa kain kimono. Sisa-sisa tersebut dikumpulkan dan dipakai untuk melapis pola gambar yang sudah ditempel dengan busa tipis. Melalui kreasi ini dihasilkanlah gambar dua dimensi yang kelihatan hidup dan menarik. Gambar tersebut dijadikan hiasan dinding bernuansa Jepang.

Di Indonesia sendiri Oshie lebih dikenal dengan nama Kurumie. Oshie juga bisa dibuat dari kertas Washi Yuzen dan Washi Chirimen. Chirimen sendiri adalah kertas Washi berkerut yang memiliki daya lentur tinggi. Kelenturannya membuat kesan baju pada Oshie tampak benar-benar terbuat dari kain.

Seni Oshie ada semenjak jaman Edo. Dulu, hasil seni Oshie sering digunakan sebagai penghias kotak-kotak perhiasan atau kosmetik para bangsawan. Sekarang, hasil kerajinan itu biasa digunakan sebagai hiasan dinding atau gantungan kunci.

Secara harfiah, Oshie bermakna menempel atau melipat gambar. Seni itu nyaris serupa dengan origami. Hanya, bahan yang digunakan merupakan perpaduan antara kertas (umumnya kertas karton) dan kain. Perbedaan lainnya, origami menggunakan satu kertas untuk dibuat beragam bentuk. Membuatnya pun hanya dilipat. Sedangkan Oshie, bisa butuh beberapa lembar kertas. Prosesnya tidak hanya melipat, tapi juga menggambar, menggunting, serta menempel seperti yang tampak pada gambar.

Proses Oshie diawali dengan membuat pola. Modelnya bisa apa saja. Setelah digambar dalam ukuran cukup besar, pola tersebut lantas dipenggal menjadi beberapa bagian. Masing-masing penggalan ditempel dengan dakron, lalu dilapisi kain.

Untuk melipat dan menempelkan sisi kain, digunakan alat khusus yang disebut kote. Alat itu punya ujung mirip setrika mini bergagang panjang. Sebelum dipakai, ujung alat harus dipanaskan supaya proses penempelannya jauh lebih rapi. Nah, setelah semua dilapisi kain, masing-masing bagian yang terpenggal itu disatukan kembali menggunakan lem hingga mewujud pola utuh. Oshie yang sudah jadi ditempelkan pada papan shikishi (papan kertas spesial dari jepang), pinggirannya berwarna emas. Kerajinan bernilai seni ini siap untuk menambah keindahan dinding rumah anda.


No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Copyright © 2010 Surya Mandiri – . Wordpress Theme developed by Web Hosting Fan.