Shisa

Selain keindahannya, Okinawa juga dibayang-bayangi kisah mistis, banyak basis militer Amerika yang berkisah telah dihantui oleh hantu. Jika anda bertanya pada penduduk Okinawa tentang hantu, mereka pasti lekas mengubah topik pembicaraan. Mereka tidak nyaman berbicara mengenai hantu atau arwah orang yang sudah meninggal, serta menghindari kontak supranatural pada pukul 2 pagi, saat-saat paling berhantu. Itu sebabnya rumah-rumah di Okinawa dibangun dengan ornamen/patung Shisa (makhluk bertubuh setengah anjing dan singa) serta wajah seram seperti naga di atap-atap rumah mereka.
Mereka percaya bahwa patung Shisa tersebut akan mengusir/menakuti arwah yang bergentayangan tersebut.


Shisa adalah hewan mistis campuran dari singa dan anjing. Biasanya patung dijual sepasang. Yang kiri mempunyai mulut tertutup/terkatup rapat sedangkan yang kanan dengan mulut terbuka. Dengan mulut tertutup yang berarti menyimpan segala kebaikan di dalam, dan dengan mulut terbuka yang berarti mengusir arwah jahat.


Hampir semua rumah di Okinawa dihiasi patung Shisa di atap rumah mereka, namun sekarang berkembang di pagar rumah, pintu rumah, atau lis atap.
Tiap patung shisa adalah buatan tangan sehingga anda tidak akan menemukan dua buah patung Shisa yang benar-benar sama persis.

Patung Shisa di Tomimori
Di pedesaan Tomimori, dekat Kota Kochinda, jauh di sebelah selatan bagian Okinawa, seringkali terjadi musibah kebakaran. Penduduk sana bertanya pada Saiouzoui, seorang ahli fengshui, mengapa begitu banyak bencana kebakaran yang terjadi. Ia yakin hal tersebut terjadi karena pengaruh kekuatan gunung Yaese yang terletak dekat dengan wilayah ini dan menyarankan agar warga membangun sebuah patung batu Shisa dengan menghadap ke arah gunung. Warga langsung melakukan petunjuk tersebut dan mereka telah melindungi desa mereka dari bahaya kebakaran sejak saat itu.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply